MATACYBER.COM | CILEGON - Bawaslu Kota Cilegon mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu 2024 di Greenotel, Cilegon. Rabu (20/11/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dan pelajar se-Kota Cilegon, sebagai bagian dari upaya Bawaslu untuk mengedukasi masyarakat mengenai peran penting pengawasan dalam Pemilu 2024.
Tema yang diangkat dalam sosialisasi ini adalah "Peran Pemilih Pemula dalam Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Walikota dan Wakil Walikota Cilegon".
Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Cilegon, Muhlis, S.Pd.I, dalam kesempatan ini menyampaikan pentingnya peran mahasiswa dan pelajar sebagai pemilih pemula dalam Pemilu 2024.
"Peran mahasiswa dan pelajar sangat penting untuk mengedukasi mereka dalam memilih pemimpin, baik gubernur maupun walikota," ujar Muhlis.
Muhlis menambahkan bahwa Bawaslu mengingatkan agar pemilih pemula tidak menjadi golput (golongan putih) karena ketidaktahuan atau ketidakikutsertaan mereka dalam Pemilu.
“Kami juga mengimbau kepada pemilih pemula, terutama pelajar dan mahasiswa, untuk mewaspadai praktik money politics, yang dapat merusak integritas dalam menentukan pilihan,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga memberikan edukasi mengenai pelanggaran politik dan pengawasan pemilu kepada pelajar dan mahasiswa yang hadir.
Sementara itu, Lukman Hakim, salah satu narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar mengerti tentang kepemimpinan.
"Jangan sampai pelajar dan mahasiswa salah memilih pemimpin hanya karena ikut-ikutan atau asal mencoblos tanpa mengetahui rekam jejak calon pemimpin tersebut," ungkapnya.
Lukman menambahkan, "Bahaya dari salah pilih pemimpin sangat besar, terutama bagi pemilih pemula. Mereka sering dipandang tidak mengerti politik, khususnya dalam memilih calon pemimpin," sambungnya.
Edukasi seperti ini sangat diperlukan agar pemilih pemula dan mahasiswa dapat memilih pemimpin dengan hati nurani, bukan karena pengaruh orang lain atau money politics, yang sangat berbahaya jika diajarkan sejak dini.
Disisi lain, Maya, salah satu pelajar yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini, mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat.
"Kegiatan ini membantu kami, para pelajar, untuk lebih memahami apa itu pemilu dan pelanggaran pemilu. Sebelumnya, saya pribadi baru pertama kali mengikuti sosialisasi pemilu," ujarnya.
Maya berharap kegiatan seperti ini dapat sering dilakukan karena selain menambah pengetahuan tentang politik, acara ini juga membantu para pelajar yang sebelumnya tidak mengerti tentang dunia politik.
"Mudah-mudahan acara seperti ini sering diadakan, karena sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk meningkatkan pemahaman kami tentang politik," pungkasnya. (Hendra)